Program Kampus Mengajar Sekolah Teladan
- 31 Agustus 2024
- Posted by: Admin Fotografi
- Category: Tak Berkategori

Pada Bulan Agustus 2024, Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) resmi dibuka oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Beberapa program MBKM yang dapat diikuti oleh mahasiswa diantaranya; Kampus Mengajar, Magang dan Studi Independen (MSIB) dan Wirausahawan Muda.Kampus Mengajar merupakan bagian kegiatan pembelajaran dan pengajaran di satuan pendidikan dasar dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas. Kegiatan dilaksanakan selama 4 bulan yang mana penerjunan mahasiswa dilaksanakan dimulai di bulan Agustus dan berakhir di bulan Desember 2024. Dan untuk kali ini kegiatan kampus mengajar ini diadakan di Sekolah Teladan.
Selama program Kampus Mengajar berlangsung, secara umum kegiatan mahasiswa di Sekolah Teladan antara lain adalah menjadi pengajar kelas ekstrakurikuler jurnalistik untuk tingkat SD dan SMA. Setiap minggunya terdapat tiga kali pertemuan, pada tingkat SD dilaksanakan sejumlah dua kali pertemuan dan tingkat SMA satu kali pertemuan. Selain kegiatan belajar mengajar, telah dilakukan juga kegiatan mengelola sosial media melalui pembuatan konten reguler.Konten reguler ini adalah sebuah inovasi yang dibuat untuk lebih efisien dan lebih menaikkan insight dari akun sosial media Sekolah Teladan khususnya pada akun Instagram resminya. Mahasiswa juga membantu tim publikasi Sekolah Teladan dalam melakukan dokumentasi untuk memenuhi kebutuhan seperti dokumentasi berbagai kegiatan yang hasilnya diunggah ke dalam akun Instagram resmi Sekolah Teladan (@sekolahteladanyk), serta melakukan pengarsipan ke dalam google drive penyimpanan milik sekolah teladan yang dapat dipakai di kemudian hari.
Secara rinci, total pertemuan kelas jurnalistik pada tiap jenjang bervariasi. Di tingkat sekolah dasar (SD), kegiatan berlangsung selama sembilan pertemuan dengan melibatkan delapan siswa, sementara di tingkat sekolah menengah atas (SMA), pertemuan hanya terlaksana sebanyak enam kali dengan lima siswa sebagai peserta. Adapun untuk jenjang sekolah menengah pertama (SMP), program mengajar tidak dapat dilaksanakan akibat ketidakpastian dari pihak sekolah.
Program kerja dalam kegiatan ini berfokus dalam peningkatan literasi dan numerasi siswa. Diharapkan setelah adanya kegiatan ini pendidikan di Indonesia dapat maju dan terus meningkat sehingga dapat tercapai cita-cita bangsa yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa